• Follow Us On : 

Sempena Hari Sumpah Pemuda, SDN 170 Pekanbaru Gelar Pawai Budaya dan Pensi

Sempena Hari Sumpah Pemuda, SDN 170 Pekanbaru Gelar Pawai Budaya dan Pensi
Senin, 28 Oktober 2019 - 13:43:21 WIB
Pekanbaru (Bingkai Riau) - Dalam rangka menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda, SDN 170 Pekanbaru mengadakan pentas seni (Pensi). Dalam kegiatan tersebut, ditampilkan potensi dan bakat siswa-siswi. 
 
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kabid SD Disdik Kota Pekanbaru Mardalis, Pengawas SDN 170 Pekanbaru, Kepala SD sekitar lingkungan sekolah, komite dan wali murid.
 
Kepala SDN 170 Pekanbaru, Eva Paswati SPd SD mengatakan, kegiatan diawali dengan Pawai Budaya. Ia menjelaskan, digelarnya kegiatan tersebut bertujuan menumbuh kembangkan anak bangsa sebagai modal dalam meneguhkan rasa nasionalisme.
 
"Pawai budaya ini menampilkan keberagaman suku bangsa, bahasa, budaya dan agama. Disini kita menunjukkan bahwa sesama anak bangsa wajib saling menghargai keberagaman itu serta dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap sesama anak bangsa," kata Eva.
 
Menurut Eva, dengan digelarnya pawai budaya ini diharapkan seluruh siswa-siswi dapat melestarikan budaya suku bangsa yang ada. "Tentunya kami tekankan ke seluruh siswa agar tetap melestarikan budaya dan suku bangsa yang ada," ujarnya.
 
Ia menambahkan, kegiatan pawai budaya ini diikuti seluruh siswa, guru dan beberapa wali murid yang juga ikut. Ia menyampaikan, pihaknya mengusung tema berkaitan dengan Sumpah Pemuda, agar siswa memiliki semangat jiwa muda untuk melakukan hal-hal yang berguna untuk nusa dan bangsa, serta agama.
 
"Semangat Sumpah Pemuda harus tertanam dalam diri siswa yang merupakan generasi penerus bangsa," tambah Eva.
 
Ia menuturkan, di ajang Pentas Seni tersebut, juga mengusung tentang seni dan budaya Indonesia. Dimana, siswa-siswanya mengenakan pakaian daerah dari 34 Provinsi di Indonesia. "Jadi untuk menjaga budaya Indonesia dari derasnya budaya asing, anak-anak menjadi agen pelestarian seni dan budaya Indonesia," tuturnya.
 
Lebih jauh Eva menuturkan, dalam kegiatan itu juga ada bazaar dan fashion show. "Tidak hanya kreasi seni dan budaya, tetapi juga diajarkan enterpreneur. Jadi, memiliki pengalaman untuk berbisnis," ucap Eva.
 
Disampaikannya lagi, kegiatan-kegiatan di sekolah juga sering melibatkan komite dan duta komite kelas (perwakilan wali murid), termasuk kegiatan hari ini. Hal ini dilakukan untuk mencapai Sekolah Sahabat Keluarga dan Sekolah Ramah Anak. 
 
"Pihak sekolah berusaha memberi pelayanan dan dorongan motivasi belajar yang baik kepada siswa, agar selama belajar merasa tenang, aman dan nyaman tanpa diskriminasi maupun perbedaan," ungkapnya.
 
Untuk itu, Eva lebih jauh menjelaskan, bahwa tercapainya program ramah anak ini, hanya bisa dengan kerjasama dari semua pihak, baik dari warga sekolah, guru, walimurid yang mendukung penuh pada program yang sudah berjalan disekolah lainnya. 
 
"Oleh karena itu, saya selaku Kepala Sekolah yang diberi amanah, dengan segala upaya akan merangkul orang tua sebagai pendamping dalam menerapkan sekolah ramah anak dan sekolah sahabat keluarga di SDN 170 Pekanbaru ini. Dan alhamdulillah ini sudah berjalan baik dengan  terbentuknya duta komite di setiap kelas," pungkasnya. (ade)

Akses www.bingkairiau.com Via Mobile m.bingkairiau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER