Peduli Lingkungan Hidup, SMAN 16 Pekanbaru dan DLHK Prov Riau Gelar Aksi Menanam Pohon

Pekanbaru131 Dilihat

Pekanbaru (Bingkai Riau) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan bumi, SMAN 16 Pekanbaru bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau melakukan aksi menanam pohon di SMAN 16 Pekanbaru, Jumat (22/5/26).

Kepala SMAN 16 Pekanbaru, Dr Hj Nurhafni MPd mengatakan, gerakan menanam pohon di Indonesia telah menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan bumi. Pohon yang ditanam merupakan pohon berbuah, seperti pohon alpokat, durian , mangga, dan tampui.

“Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, penebangan liar, dan kebakaran hutan, gerakan menanam pohon menjadi salah satu langkah paling nyata dalam menjaga kelestarian alam serta mengurangi dampak pemanasan global,” kata Nurhafni.

Ia menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan Oleh SMAN 16 Pekanbaru bersama DLHK Setiap pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi besar bagi kehidupan generasi mendatang. Sementara yang hadir dalam kegiatan tersebut ada dari DLHK dan turut menanam ada bapak Aldi dkk, Komite, Komunitas Ayah Teladan, guru, OSIS dan Duta Lingkungan.

“Menanam pohon adalah tindakan sederhana yang mampu memberikan dampak besar bagi lingkungan. Pohon berperan penting dalam menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, serta menjaga keseimbangan ekosistem,” jelasnya.

Selain itu lanjut Nurhafni, keberadaan pohon juga dapat memperlambat laju perubahan iklim dan membantu mencegah terjadinya bencana alam. “Kita menanamkan nilai nilai karakter peduli lingkungan untuk peserta didik diharapkan mereka di rumah masing-masing atau lingkungannya juga menanam pohon berbuah, satu murid 1 pohon,” ungkap Nurhafni.

Nurhafni menambahkan, kegiatan ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga sebagai upaya membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan. Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif seperti menjaga kebersihan dan menanam pohon sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

“Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berkontribusi dalam menjaga lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia juga menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial yang berkelanjutan,” harapnya. (ade)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *