BAGHDAD ( Bingkai Riau) - Serangan bom mobil mengguncang kawasan padat penduduk di ibu kota Baghdad, Irak. Sedikitnya 32 orang tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka.
Seperti dilansir AFP, Senin (2/1/2017), kebanyakan korban merupakan para buruh harian yang sedang menunggu pekerjaan di salah satu perempatan jalan Sadr City. Wilayah yang dihuni mayoritas penganut Syiah di Baghdad itu rawan menjadi target serangan.
Berbagai foto yang diunggah ke media sosial menunjukkan asap pekat membubung ke udara usai ledakan terjadi. Para korban luka terlihat dievakuasi dari lokasi ledakan.
Dituturkan seorang kolonel kepolisian setempat, bahwa korban tewas akibat ledakan ini mencapai 32 orang. Sedangkan sekitar 61 orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan ini.
Belum ada pihak maupun kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi Senin (2/1) ini.
Ledakan ini merupakan serangan kedua dalam tiga hari terakhir. Pada Sabtu (31/12), dua ledakan bom di pasar Baghdad yang ramai menewaskan 27 orang. Militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas ledakan itu.
ISIS yang menyatakan pendirian kekhalifahannya atas sejumlah wilayah Irak dan Suriah tahun 2014 lalu, masih menguasai kota Mosul di Irak. Sejak Oktober 2016, pasukan militer Irak dengan didukung koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) melancarkan operasi merebut Mosul.
Operasi itu terus berlangsung hingga kini dan beberapa wilayah yang tadinya dikuasai ISIS telah berhasil direbut kembali. Namun di sisi lain, ISIS terus melancarkan berbagai serangan teror terhadap warga sipil di kota-kota Irak lainnya. (detik.com)