• Follow Us On : 

PENDIDIKAN KARAKTER

PENDIDIKAN KARAKTER Said Idi Sufian, S.Pd.I, Guru MTsN 3 Pekanbaru
Selasa, 26 Januari 2021 - 09:27:05 WIB
Oleh: Said Idi Sufian, S.Pd.I, Guru MTsN 3 Pekanbaru
 
PENDIDIKAN karakter merupakan usaha sadar dan terencana dalam hal mendidik sekaligus memberdayakan peserta didik dengan tujuan membangun karakter pribadi peserta didik. Pendidikan karakter tidak hanya mengajarkan tentang benar dan salah kepada peserta didik, namun lebih daripada itu, pendidikan karakter menanamkan kebiasaan tentang yang baik sehingga peserta didik paham dan mau melakukan yang baik. 
 
Menurut John W. Santrock, pendidikan karakter merupakan pendidikan dengan pendekatan langsung pada peserta didik dengan tujuan menanamkan nilai moral sehingga dapat mencegah perilaku yang dilarang. Pendidikan karakter berhubungan erat dengan psikis individu. Dalam pendidikan karakter pendidik mengajarkan pandangan tentang nilai-nilai kehidupan seperti nilai kejujuran, kepedulian, tanggung jawab, dan keimanan.
 
Fungsi Pendidikan Karakter
Peserta didik adalah generasi penerus bangsa. Pendidikan karakter merupakan upaya untuk mengantarkan peserta didik dapat bersikap dan berperilaku mulia. Dengan pendidikan karakter diharapkan dapat mewujudkan generasi penerus bangsa dengan karakter yang baik. Tidak hanya itu, pendidikan karakter juga memiliki sejumlah fungsi, di antaranya:
 
1. Mengembangkan potensi dasar manusia agar menjadi individu yang berhati, berpikiran, dan berperilaku baik.
2. Membangun dan memperkuat perilaku masyarakat, dalam hal ini masyarakat Indonesia yang multikultural.
3. Membangun dan meningkatkan peradaban bangsa.
 
Pendidikan Karakter di Indonesia
Pendidikan karakter harus dilakukan sedini mungkin. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggalakkan gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sejak 2016. Hal ini sejalan dengan  nawacita yang menyebutkan bahwa pemerintah akan melakukan revolusi karakter bangsa. 
 
Nilai yang Diperoleh dari Pendidikan Karakter. Terdapat setidaknya lima karakter utama yang merupakan fokus pengembangan gerakan PPK, yaitu:
 
1. Religius
Karakter ini berhubungan dengan iman kepada Tuhan yang Maha Esa yang diwujudkan dalam pelaksanaan ajaran agama. Selain ini peserta didik  harus diajarkan untuk menghargai perbedaan agama, menjunjung tinggi toleransi terhadap pelaksanaan ajaran agama dan kepercayaan yang berbeda, juga hidup rukun dan damai dengan pemeluk agama lain.
2. Integritas
Karakter ini merupakan nilai yang berdasar pada usaha seseorang memperbaiki dirinya agar dapat menjadi orang yang dapat dipercaya dalam segala aspek, baik perkataan maupun tindakan. 
3. Nasionalis
Karakter ini menekankanbahwa kepentingan bangsa dan negara adalah di atas kepentingan diri dan kelompok semata. Untuk memperoleh pemahaman tentang nilai nasionalis, yang perlu diperhatikan oleh seorang pendidik adalah cara berpikir dan bersikap, serta kepedulian dari peserta didik dalam mengapresiasi, menjaga, dan menghormati kekayaan budaya bangsa.
4. Gotong royong
Karakter ini akan terlihat dari sikap peserta didik dalam menghargai semangat gotong royong, kerja sama, dan bahu membahu dalam menyelesaikan masalah bersama dan memberi pertolongan bagi orang yang membutuhkan.
5. Mandiri
Karakter ini menunjukkan sikap tidak bergantung pada orang lain. Peserta didik harus mandiri dalam mengarahkan tenaga, pikiran, dan waktu sendiri demi mewujudkan cita-cita. (***)
 

Akses www.bingkairiau.com Via Mobile m.bingkairiau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER