• Follow Us On : 

Bentuk Karakter Islami Siswa, SMAN 11 Pekanbaru Gelar Pesantren Kilat

Bentuk Karakter Islami Siswa, SMAN 11 Pekanbaru Gelar Pesantren Kilat
Selasa, 05 Juni 2018 - 19:41:53 WIB
Pekanbaru (Bingkai Riau) - Membentuk karakter islami siswa, SMAN 11 Pekanbaru melaksanakan kegiatan pesantren kilat pada bulan ramadhan di sekolah. Kegiatan pesantren kilat ini adalah kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan di sekolah.
 
"Semua guru dan siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan pesantren kilat tersebut. Pesantren kilat merupakan suatu kegiatan yang sangat positif untuk dilakukan dalam rangka membentuk karakter islami pada siswa di sekolah. Melalui kegiatan pesantren kilat pula dapat membina akhlakul karimah diantara para siswa," kata Kepala SMAN 11 Pekanbaru, Suprapto MPd.
 
Menurut Suprapto, kegiatan pesantren kilat harus dilakukan sejak dini dan akan terus digelorakan secara berkelanjutan karena menjadi suatu langkah pendidikan yang strategis bagi siswa, orang tua dan sekolah. Pesantren kilat dianggap sebagai suatu investasi di dunia maupun di akhirat bagi siswa, orang tua maupun guru.
 
"Kegiatan ini dilaksanakan setelah siswa rampung melaksanakan ujian semester genap selama sepekan dan untuk mengisi waktu luang jelang pembagian rapor pekan depan. Selain itu, sambil melaksanakan puasa, sebaiknya melakukan kegiatan positif untuk menambah amal pahala," ujarnya. 
 
Suprapto menambahkan, kegiatan keagamaan ini dapat menumbuh kembangkan pengetahuan agama dan dapat diaplikasikan dalam keseharian di masyarakat. Sehingga siswa akan terhindar dari perbuatan tercela dan merugikan diri sendiri serta orang lain. "Bagaimana siswa bisa menyeimbangkan Imtak dan Iptek," kata Suprapto. 
 
Sementara, Waka Humas SMAN 11 Pekanbaru, Nur Anriansyah S.Kom menjelaskan, pesantren kilat ini diisi dengan kegiatan Salat Dhuha secara berjamaah dan dilanjutkan Tadarus membaca Alquran secara bergantian. Selain kegiatan Salat Dhuha dan Tadarus, siswa juga mendengarkan pemaparan keagamaan yang disampaikan guru agama yang bertugas, dan dapat menyaring apa yang didengarkan. 
 
"Materi keagamaan yang disampaikan berupa Tauhid, Akhlak dan Ibadah yang disampaikan oleh guru agama sekolah. Seperti, Khomidun, Elmiati, Murniati, Syaidah dan Azhar. Selanjutnya baru dilakukan diskusi tentang materi yang sudah disampaikan. Diskusi ini untuk mengetahui pemahaman siswa dalam mengikuti materi keagamaan. Kemudian ada muhasabah dan ditutup dengan shalat zuhur berjamaah," jelas Rian. 
 
Rian berharap, melalui kegiatan ini siswa dapat menyerap dengan baik materi yang disampaikan, dan menjadi lebih baik setelah selesai mengikuti pesantren kilat yang digelar sekolah. "Bukan hanya selama Ramadan, setelah ini akhlak siswa juga harus semakin baik lagi," harapnya. (ade)

Akses www.bingkairiau.com Via Mobile m.bingkairiau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER