• Follow Us On : 

Tali Bendera Putus, Bagian Umum Setdakab Kepulauan Meranti 'Dihukum'

Tali Bendera Putus, Bagian Umum Setdakab Kepulauan Meranti 'Dihukum' ilustrasi
Jumat, 06 Oktober 2017 - 15:51:20 WIB
SELATPANJANG (Bingkai Riau) - Jumat (6/10/2017), Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti T Akhrial menegur Bagian Umum. Pasalnya, saat apel pagi itu bendera belum naik lantaran tali nya putus.
 
Pantauan GoRiau, Jumat pagi, terlihat pegawai dan honorer Setdakab Kepulauan Meranti mulai memasuki lapangan kantor bupati. Semula apel berjalan seperti biasa. Setelah melaksanakan apel, beberapa bagian langsung menuju Mushalla Setdakab Kepulauan Meranti untuk mengikuti pengajian rutin mingguan.
 
Namun, saat itu terdengar intruksi dari Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti T Akhrial. Ia meminta semua yang dari Bagian Umum menunggu di halaman kantor bupati. T Akhrial 'menghukum' bagian umum itu lantaran bendera tak kunjung dinaikkan.
 
"Lain kali, kalau bendera belum dinaikkan apel jangan bubar," tegur Asisten III T Akhrial.
 
Atas insiden itu, T Akhrial meminta Bagian Umum Setdakab Kepulauan Meranti segera memperbaiki tali yang putus. Sebelum bendera dinaikkan, 'anak-anak Umum' dilarang masuk kantor dan harus menunggu di halaman.
 
Mereka pun hanya bisa duduk-duduk di halaman sembari menungu tali tiang bendera diperbaiki. Terlihat pekerja dari PLN, BPBD, dan jaringan didatangkan untuk membantu. Setelah salah seorang pekerja jaringan memanjat dan mengambil bagian (tali) yang tersangkut di tiang (atas), baru lah tali itu disambungkan.
 
Namun bendera belum bisa dinaikkan begitu saja. Masih dikhawatirkan akan terjadi insiden yang sama, sehingga bagian umum harus membeli alat tambahan dan memperbaikinya.
Perbaikan itu hingga sekitar pukul 08.46 WIB.
 
Setelah semuanya selesai diperbaiki dan bendera telah dinaikkan, terlihat bagian umum apel dan menghormati bendera. Setelah itu mereka melanjutkan aktivitas di kantor. (brc/grc)
 
Sumber: GoRiau

Akses www.bingkairiau.com Via Mobile m.bingkairiau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER