• Follow Us On : 

Anggota DPR RI Dapil Riau Sosialisasikan 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara

Anggota DPR RI Dapil Riau Sosialisasikan 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara Dr. H. Jon Erizal, SE. MBA memberikan materi
Jumat, 23 Desember 2022 - 16:45:48 WIB

Bengkalis (Bingkairiau.con) -, Sebanyak 150 orang masyarakat Bengkalis mengikuti sosialisasi Empat Pilar MPR RI yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tungkal Ika dibahas secara jelas dalam sosialisasi ini.

 
Kegiatan tesebut dihadiri Anggota MPR/DPR RI Dapil Riau, Dr. H. Jon Erizal, SE. MBA, Kamis, 22 Desember 2022. Bertempat di Hotel Surya Bengkalis Riau. 
 
Anggota DPR RI dapil Riau menjejaskan terkait Sosialisasi 4 Pilar RI yaitu Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal. Beliau menjelaskan terkait dengan toleransi dan intoleran di indonesia. Salah satu konflik yang sering terjadi di negara Indonesia yakni konflik antar umat beragama. 
 
Je Menambahkan, Konflik antar umat beragama ini dapat berupa konflik antar agama maupun konflik antar aliran tertentu dalam satu agama. 
Tentunya tidak mudah bagi bangsa Indonesia untuk merawat kebhinekaan dimana salah satu yang menjadi masalah krusial yakni tentang isu toleransi umat beragama yang berada di Indonesia yang memiliki enam agama resmi atau diakui oleh pemerintah yakni Islam, Kristen, Khatolik, Budha, Hindu dan Konghucu menjadikan Indonesia salah satu negara yang memiliki berbagai macam agama, ungkapnya. 
 
“Selain itu kehidupan beragama di Indonesia pun terdapat berbagai agama lokal atau keyakinan tertentu. Setidaknya dalam sejarah kelam bangsa Indonesia pernah mengalami beberapa kasus konflik agama yang tersebar dibeberapa wilayah Indonesia seperti beberapa kasus yakni konflik agama di Poso pada tahun 1992, konflik Sunni dan Syiah di Jawa Timur yang muncul sekitar tahun 2006, konflik agama di Bogor terkait Pembangunan GKI Yasmin sejak tahun 2000 dan mengalami masalah pada tahun 2008, Jelas JE.
 
Menurut Jon Erizal “Membangun toleransi umat beragama di Indonesia tentu saja memiliki berbagai tantangan untuk dapat mewujudkannya. Apalagi dengan berbagai kasus yang ada, seolah pemerintah menutup mata dan lambat dalam mengambil keputusan untuk menyikapi sikap intoleransi beragama yang semakin marak di Indonesia”. 
 
Di akhir materinya JE menjelaskan, Tak hanya itu semakin kencang sikap intoleransi agama yang berkaitan erat dengan politik membuat masyarakat Indonesia hampir terpecah belah. Perlu adanya kesadaran dalam masyarakat bahwa sikap toleransi perlu dipupuk dan dijaga untuk membangun rasa persatuan dan kesatuan bangsa agar tidak terjadi bentrokan massa, tutupnya.

Akses www.bingkairiau.com Via Mobile m.bingkairiau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER