• Follow Us On : 

Kadisdik Sebut Dugaan Pungli BOS Kabid SD Tindakan Pribadi

Kadisdik Sebut Dugaan Pungli BOS Kabid SD Tindakan Pribadi Kepala Disdik Pekanbaru, Ismardi Ilyas.(riauonline.co.id)
Selasa, 12 April 2022 - 13:30:44 WIB

Pekanbaru - Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, tidak menampik soal kejadian OTT yang menimpa bawahannya. Dia menegaskan tindakan pungutan liar (pungli) bawahannya sehingga terkena operasi tangkap tangan (OTT) itu merupakan tindakan atas nama pribadi.

"Jadi itu tindakan pribadi dia selaku Kabid, tak ada kaitannya dengan Dinas Pendidikan Pekanbaru, kalau perlu laporkan ke aparat," ujar Ismardi kepada wartawan, pekan lalu.

Atas kejadian ini, Ismardi mengatakan menyerahkan sepenuhnya semua proses terhadap bawahannya itu kepada pihak Inspektorat. Sebab, dia mengaku sudah sering mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak melakukan kutipan-kutipan terhadap sekolah.

"Itu sudah sering kita ingatkan, jadi kalau masih tetap melakukan, ya tanggung sendiri risikonya," tegas Ismardi.

Diberitakan sebelumnya, diduga melakukan pungutan liar (pungli) dana bantuan operasional sekolah (BOS), Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dian Permata Indah, dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Tim Inspekorat Kota Pekanbaru.

"Kena OTT di salah satu kedai kopi di Pekanbaru, kejadiannya pertengahan bulan Maret 2022 lalu," ujar salah seorang sumber di Disdik Pekanbaru kepada wartawan, pekan lalu.

Menurutnya, modus pungli yang dilakukan Kepala Bidang (Kabid) SD yakni meminta jatah dari dana BOS terhadap sejumlah Sekolah Dasar Negeri yang kena merger (penggabungan dua sekolah menjadi satu). Parahnya lagi, dia mengatakan pungli terhadap sekolah tersebut besarannya ditentukan oknum Kabid.

"Kabid ini minta 8 persen dari total dana BOS SD Negeri yang kena merger tersebut," ujarnya.(zuk)


Akses www.bingkairiau.com Via Mobile m.bingkairiau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER