• Follow Us On : 

Sangat Disayangkan Penutupan SMP N Unggul Terpadu

Sangat Disayangkan Penutupan SMP N Unggul Terpadu SMP Negeri Unggul Terpadu Sudah Akreditasi B
Rabu, 21 Maret 2018 - 22:11:37 WIB
Kampar (Bingkai Riau). Kami sangat menyayangkan sekali penutupan SMP Negeri Unggul Terpadu Serambih Mekah Kabupaten Kampar  oleh Pemerintah Kabupaten Kampar sendiri. Kebijakan tersebut kurang baik, kalau ada kekurangan di sekolah tersebut diperbaiki dan segi mana yang kurang dan   itu yang harus diperbaiki oleh  Dinas Pendidikan dan bukan sebaliknya ditutup.
 
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Komite SMP Negeri Unggul Terpadu Serambih Mekah Kabupaten Kampar Kamaruzaman ketika dihubungi Bingkairiau.com melalui telepon genggam, Rabu siang (21/3). Diterangkan nya lebih lanjut, “Kalau menyangkut anggaran yang kurang dan carikan solusinya untuk menutupi kekurangan tersebut, begitu juga dengan masalah bangunan yang menjadi masalah dan dibagi 2 saja bangunan yang ada tersebut karena bangunan yang ada sekarang dilinkungan SMP tersebut juga ada 2 bangunan besar,” katanya.
 
Selama ini yang terjadi, kurangnya pembinaan oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kampar untuk memajukan SMP Negeri Unggul Terpadu Serambih Mekah Kabupaten Kampar. Begitu juga dengan pegawasan dari Dinas Pendidikan juga kurang sehingga berakir dengan penutupan SMP Negeri Unggul Terpadu oleh Pemerintah Kampar sendiri.
 
Penutupan SMP Negeri Unggul Terpadu oleh Pemerintah Kabupaten Kampar bukan menyelesaikan masalah yang ada. Untuk diketahui, SMP Unggul Terpadu tersebut sudah banyak perubahan kearah yang baik, terang Kamaruzaman.
 
Sebelum nya, nasib yang sama juga dialami oleh SMA Negeri Unggul Terpadu Serambih Mekah Kabupaten Kampar yang telah duluan ditutup oleh Dinas Provinsi Riau. Sekarang para siswa SMA Unggul Terpadu hanya tinggal 13 orang dan mereka hanya menunggu ujian akir tahun tahun 2018 ini, karena semua siswa 13 orang tersebut telah terdaftar ujian di SMA Negeri Unggul Terpadu. (yl)

Akses www.bingkairiau.com Via Mobile m.bingkairiau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER