• Follow Us On : 

Perkembangan Terbaru, 15 Rumah dan 1 Gudang Hangus dalam Kebakaran di Jalan Perdagangan Pekanbaru

Perkembangan Terbaru, 15 Rumah dan 1 Gudang Hangus dalam Kebakaran di Jalan Perdagangan Pekanbaru Besarnya api yang melahap rumah penduduk di Jalan Perdagangan, Minggu sore tadi (grc)
Ahad, 28 Januari 2018 - 22:03:20 WIB
PEKANBARU (Bingkai Riau) - Pihak Damkar (Pemadam Kebakaran) Kota Pekanbaru, Riau menyebutkan, setidaknya ada 15 petak rumah hangus dalam peristiwa kebakaran di Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Pekanbaru, Minggu (28/1/2018) petang tadi.
 
Kepala Bidang (Kabid) Damkar Pekanbaru Faisal menjelaskan, asal api diketahui dari salah satu rumah, yang materialnya semi permanen dan didominasi kayu. Sebab itu, sijago merah dapat dengan cepat menjalar, ditambah kondisi cuaca berangin sehingga menyulitkan petugas.
 
Untuk penyebab timbulnya api, Faisal belum bisa memastikan, karena anggotanya masih melakukan pendinginan, dengan menyemprotkan air ke bangunan bekas terbakar itu. "Apakah dari arus pendek atau kompor, kita belum tahu," imbuh dia.
 
Faisal saat diwawancarai di lokasi kebakaran melanjutkan, menurut hasil koordinasi dengan RT setempat, ada sekitar 15 unit rumah turut jadi korban dalam musibah ini. "Lalu ada juga satu bangunan gudang yang terbakar. Rata-rata semi permanen," sambung dia.
 
Sampai malam, tampak ratusan warga berada di lokasi kebakaran yang berbatasan langsung dengan tepian Sungai Siak tersebut. Tampak mereka yang rumahnya hangus, masih dalam kondisi terpukul, karena tak banyak barang yang dapat dievakuasi.
 
Menurut Faisal, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Ada 14 unit mobil Damkar dikerahkan ke lokasi, namun kesulitannya karena tak bisa masuk lebih dekat, disebabkan padatnya pemukiman tersebut. Walhasil, selang panjang pun dibentangkan, dengan dibantu warga sekitar.
 
"Untuk korban jiwa, dapat dipastikan tidak ada," singkatnya. (brc)
 
Sumber: GoRiau.com

Akses www.bingkairiau.com Via Mobile m.bingkairiau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER