Proses pemadaman kebakaran lahan di depan SMPN 33 Payung Sekaki Pekanbaru (grc)

Lahan Gambut Ditanami Lengkuas Depan SMPN 33 Pekanbaru Terbakar

PEKANBARU (Bingkai Riau) - Aparat Polsek Payung Sekaki Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Bhabinsa serta regu pemadam kebakaran (Damkar) dan warga, dibuat sibuk Rabu (26/7/2017) siang. Pasalnya, satu hektar lahan yang ditanami Lengkuas di Jalan Sidorukun depan SMPN 33 terbakar hebat.
 
Entah disebabkan apa, tiba-tiba api sudah membesar di lahan yang memiliki luas sekitar 10 hektar tersebut. Jika tidak cepat diantisipasi, tentunya sijago merah bakal meluas. Hal itu tentu akan berdampak, mengingat musim kemarau melanda Provinsi Riau saat ini.
 
Kebakaran lahan seluas satu hektar ini pertama kali diketahui oleh guru bernama Armen, yang mengajar di SMPN 33 tersebut. Dengan segera ia menghubungi RT setempat dan dilanjutkan kepada petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Raya Kecamatan Payung Sekaki.
 
Oleh aparat, regu Damkar pun dihubungi untuk membantu pemadaman, yang juga turut melibatkan Bhabinsa dan warga sekitar. Mereka semua berjibaku memadamkan api di bawah terik matahari siang, mencegah agar tidak merembes dan meluas ke lahan berikutnya.
 
"Kita hubungi dan regu Damkar turun dengan dua unit kendaraan pemadam. Sekitar pukul 15.30 WIB tadi api sudah berhasil dipadamkan, namun masih mengeluarkan asap. Untuk itu kita siram agar dingin," ungkap Kapolsek Payung Sekaki AKP Benni Syaf.
 
Lahan gambut yang terbakar ini ditanami Lengkuas, dengan total sekitar 10 hektar. Namun yang terbakar hanya satu hektar saja, demikian dipastikan Kapolsek seperti dilansir GoRiau.com. Lahan itu diketahui milik seorang perempuan bernama Magdalena.
 
Pasca kebakaran, pihaknya langsung menurunkan anggota untuk proses penyelidikan. Ia belum dapat memastikan apa penyebab kebakaran lahan itu, apakah diduga disengaja atau bukan. "Masih kita selidiki terkait itu," tegasnya diujung sambungan telepon.
 
Polisi juga sudah mengumpulkan keterangan dari dua orang saksi untuk mengumpulkan bahan keterangan. Benni pun mengimbau masyarakatnya untuk bersama-sama melakukan pencegahan terhadap kebakaran lahan. (grc)